It's my blogger! Any Problem?!

Sabtu, 20 April 2013

PENGARUH PERKEMBANGAN USAHA RITEL TERHADAP KINERJA UMKM DI KOTA METRO



BAB I
PENDAHULUAN

1.1.         LATAR BELAKANG
Pertumbuhan usaha ritel, terutama bisnis ritel modern, saat ini semakin berkembang dengan pesat di Indonesia. Usaha ritel memainkan peranan penting dalam perekonomian sebuah negara. Perekonomian negara tertolong dengan adanya usaha ritel.
Usaha ritel telah berkembang menjadi industri tersendiri, dimana dalam perkembangannya industri ritel dipengaruhi oleh perubahan yg terjadi di masyarakat. Peningkatan pendapatan masyarakat saat ini merupakan faktor yang paling berpengaruh di dalam perkembangan industri ritel, dimana peningkatan pendapatan masyarakat menyebabkan perubahan daya beli dan gaya hidup masyarakat. Konsumen pada awalnya hanya mementingkan barang kebutuhan sehari-hari yang tersedia dalam bisnis ritel, telah berubah dengan bertambahnya kebutuhan yang mementingkan kenyamanan, kebersihan, keamanan dalam berbelanja, serta kelengkapan barang yang disediakan.


Gambar 1. Jumlah toko retail consumer goods di Indonesia (unit)
Tahun 2004, 2008, 2009. AC Nielsen dalam Mandiri (2001)

Dari data di atas, bisa dilihat minimarket pada tahun 2009 menduduki peringkat pertama paling terbanyak di Indonesia. Convenience store merupakan jenis ritel modern yang baru memasuki industri ritel modern Indonesia sekitar tahun 1980-an.industri ritel dengan konsep convenience store  di Indonesia telah mengalami pertumbuhan pada gerainya dimulai dari tahun 2004 hingga tahun 2009. Meskipun jumlah dan pertumbuhan convenience store masih jauh tertinggal dibandingkan dengan minimarket, akan tetapi potensi convenience store untuk terus tumbuh dan berkembang masih sangat besar.
Perkembangan usaha ritel di Indonesia, khususnya di Kota Metro akhir-akhir ini semakin berkembang. Hal ini ditandai dengan semakin banyak investor yang melakukan investasi pada bidang tersebut, baik skala besar maupun kecil. Bisnis ritel di kota Metro berkembang dari ritel tradisional ke ritel modern berupa supermarket, yang menawarkan konsep berbelanja one stop shopping, yaitu suatu tempat berbelanja yang memenuhi semua kebutuhan individu maupun keluarga.
Keberadaan dan pertumbuhan bisnis ritel modern seperti minimarket dan swalayan di Kota Metro sangat mengancam keberlangsungan usaha mikro kecil menengah (UMKM). Pasalnya, pasar tradisional bisa kalah bersaing dengan keberadaan usaha ritel modern, terutama bagi pelaku UMKM, karena harga barang yang diperdagangkan lebih murah dibandingkan dengan harga di pasar tradisional. Selain harga dari ritel modern yang lebih murah juga membuat penurunan omzet bahkan bisa mematikan usaha pasar tradisional. Tidak bisa dipungkiri bahwa dengan hadirnya minimarket juga mengadirkan persaingan usaha yang tidak sehat atau tidak seimbang dengan menjadikan pedagang kecil (pedagang tradisional) di sekitarnya sebagai korban. Sangat tidak layak jika kondisi ini dibiarkan tanpa solusi yang tepat. Olehnya itu, seyogyanya pemerintah kab/kota harus mengambil langkah yang tepat untuk menghindari dampak yang lebih buruk dari persaingan tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar